Konferensi keberlanjutan tahunan ini menghadirkan pemimpin industri, akademisi, dan inovator.

Di tengah semakin seringnya istilah keberlanjutan digunakan dalam berbagai sektor, pertanyaan yang muncul kini bukan lagi mengapa kita harus berkelanjutan, melainkan bagaimana menciptakan dampak yang nyata. Pertanyaan tersebut menjadi titik tolak Path to Sustainable Growth 2026, konferensi tahunan yang kembali digelar oleh The Apurva Kempinski Bali pada 24 Juni 2026.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, forum ini hadir dengan tema Regenerasi untuk Masa Depan. Jika sebelumnya fokus utama berada pada percakapan seputar keberlanjutan, tahun ini diskusinya bergerak lebih jauh ke arah aksi regeneratif yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari perhotelan, keuangan, pertanian, pendidikan, hingga ekonomi kreatif.

Sebagai hotel pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi GSTC (Global Sustainable Tourism Council), The Apurva Kempinski Bali memanfaatkan platform ini untuk mempertemukan para pemimpin industri, praktisi, akademisi, dan inovator dalam satu ruang dialog. Tahun lalu, konferensi ini berhasil menarik lebih dari 250 peserta dari berbagai bidang.

Program tahun ini dibangun di atas empat pilar utama: Recycle, Restore Life, Regenerate, dan Resource Wisdom. Sejumlah nama terkemuka dijadwalkan hadir sebagai pembicara, termasuk Wulan Tilaar dari Martha Tilaar Group, Anak Agung Gde Rai dari ARMA Museum, Heinz von Holzen dari Bumbu Bali, hingga para pelaku inovasi berkelanjutan dari sektor lingkungan, teknologi, dan pengembangan sosial.

Namun, dampak konferensi ini tidak berhenti di ruang diskusi. Melalui program Seeds of Change, The Apurva Kempinski Bali juga meluncurkan inkubator selama delapan minggu yang ditujukan bagi mahasiswa dan startup tahap awal yang bergerak di bidang pariwisata regeneratif dan inovasi berkelanjutan. Sepuluh tim terpilih akan mendapatkan pendampingan bisnis, pengembangan strategi keberlanjutan, serta kesempatan memperoleh hibah senilai Rp50 juta dan Rp20 juta bagi dua proposal terbaik.

Candi Ballroom.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap masa depan industri pariwisata Indonesia, Path to Sustainable Growth 2026 menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak lagi sekadar agenda korporasi. Ia telah berkembang menjadi sebuah gerakan kolektif yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, generasi, dan disiplin ilmu untuk menciptakan perubahan yang benar-benar berkelanjutan.

Path to Sustainable Growth 2026 terbuka bagi publik, mulai dari profesional keberlanjutan, pelaku industri perhotelan dan pariwisata, akademisi, mahasiswa, hingga organisasi yang memiliki perhatian terhadap masa depan pertumbuhan yang lebih bertanggung jawab. Digelar pada 24 Juni 2026 pukul 08.30–16.00 WITA di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski Bali, konferensi ini dapat diikuti dengan tiket seharga Rp500.000 per orang. Selain akses ke seluruh rangkaian diskusi, tiket tersebut juga mencakup coffee break, makan siang, serta kontribusi langsung terhadap program penanaman mangrove lokal.Yohanes Sandy

Calendar of Events

Tuscan Dinner by Chef Luca Masini

Byrd House Bali mengajak para tamu menuju pesisir Tuscany. 26 Jun

Hamabe x Tsune

Kolaborasi dua koki kuliner Jepang berbakat di Bali. 26-27 Jun & 10-11 Jul

Balinale 2026

Perayaan film global tahunan berkualifikasi Academy Awards. 1-7 Jun 2026

See More