Komodo Travel Mart Hadir Kembali Usai Lima Tahun Absen
Forum pariwisata ini membidik pembeli dari dalam dan luar negeri.
Foto utama: © vredeburg.id
Mulai awal Maret 2024, salah satu objek wisata populer di Yogyakarta resmi stop beroperasi untuk sementara. Museum Benten Vredeburg yang terletak di pusat kota Yogyakarta akan berhenti menerima tamu hingga pertengahan tahun untuk kepentingan renovasi.
Badan layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB) atau yang dikenal juga sebagai Indonesia Heritage Agency (IHA) sebagai pengelola Museum Benteng Vredeburg menyatakan, transformasi tersebut dilakukan guna meningkatkan pengalaman pengunjung yang lebih baik.
“Kami berharap museum ini tidak hanya menjadi ruang edukasi sejarah, tetapi menjadi tempat yang nyaman untuk rekreasi,” tutur Ahmad Mahendra, Kelapa BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB) dari rilis yang diterima TFL Paper.
Proyek transformasi museum bersejarah ini mencakup pembaruan dan pemeliharaan area terbuka dan etalase museum yang akan dibuat lebih menyenangkan, khususnya sesuai dengan kebutuhan generasi muda. Selain itu, ada juga pembangunan toko suvenir museum dan taman bermain anak.
Selama periode renovasi, pengunjung masih tetap bisa menjelajah koleksi museum melalui kegiatan “Vredeburg Virtual Visit”. Kegiatan tersebut tersedia saban Senin untuk umum dan individu serta Rabu untuk kelompok dan sekolah mulai pukul 09:00 – 11:00 secara sonder bayar.
Museum Benteng Vredeburg merupakan situs bersejarah yang telah berdiri sejak 1992 dan mengoleksi lebih dari 7.000 artefak mulai dari peralatan rumah tangga hingga peralatan perang.—Monika Febriana
Agenda tahunan industri pariwisata yang merangkul asas keberlanjutan. 30-31 Mei 2026
Tahun ini pameran menghadirkan kolaborasi seni visual dan musik. 6-10 Mei 2026