Menghadirkan menu baru, Wine Wall, dan pengalaman makan yang lebih kena di hati.

Di tengah kompetisi lanskap kuliner Seminyak yang kian dinamis, Fire di W Bali – Seminyak membuka babak baru yang lebih berani. Restoran grill di Bali yang selama ini dikenal lewat sajian berbasis api tersebut resmi meluncurkan konsep bersantap terbarunya, mengajak para tamu menjelajahi pengalaman kuliner yang dibentuk oleh tiga elemen paling purba dalam memasak: kayu, api, dan abu.

Sebagai salah satu restoran steak dan grill terkemuka di Seminyak, Fire kini mengusung pendekatan yang lebih mendalam terhadap makanan rumahan berkualitas tinggi. Hidangan-hidangan klasik diinterpretasikan ulang melalui teknik memasak berbasis bara, menghasilkan lapisan rasa yang lebih kompleks dan berkarakter. Melengkapi transformasi tersebut, Fire juga menghadirkan Wine Wall baru yang elegan, menampilkan koleksi anggur pilihan dan botol edisi terbatas yang dikurasi khusus untuk berpadu dengan profil rasa bersalut asap dari menu.

Interior FIRE dengan kandil ikoniknya.

“Api adalah salah satu unsur paling kuat dalam memasak. Api mengubah bahan-bahan dengan cara yang menghasilkan kedalaman, tekstur, dan karakter yang luar biasa,” ujar Steven Peter, Executive Assistant Manager of B&F and Culinary. “Dengan konsep baru ini, kami ingin menciptakan pengalaman bersantap yang merayakan transformasi dalam setiap aspek, mulai dari bahan hingga piring, dan dari hidangan hingga kenangan.”

Menu anyar ini merupakan hasil kolaborasi antara Senior Sous Chef, I Made Sember, dan Executive Sous Chef, Jules Winckler. Sember, yang telah menjadi bagian dari perjalanan kuliner W Bali sejak masa pra-pembukaan, berkolaborasi dengan Winckler yang membawa perspektif global melalui pengalaman internasionalnya dalam teknik memanggang modern.

Menu barunya menginterpretasikan ulang hidangan-hidangan klasik.

Hasilnya adalah sederet kreasi yang menonjolkan transformasi rasa melalui teknik yang presisi dan berlapis. Sorotannya meliputi The Butcher’s Block yang menampilkan pilihan daging premium yang dimasak di atas api terbuka, Reef Fish Crudo dengan yuzu, smoked crème fraîche, dan kerupuk rumput laut, hingga bebek dry aged yang disajikan bersama confit kaki bebek dan tumis kale.

Arah baru Fire mempertegas posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner Seminyak yang patut diperhitungkan. Baik untuk makan siang santai maupun makan malam yang lebih istimewa, restoran ini menawarkan pengalaman bersantap yang menjadikan api bukan sekadar teknik memasak, melainkan bahasa utama dalam setiap hidangan. Fire buka setiap hari untuk makan siang pukul 12.00–17.00 WITA dan makan malam pukul 18.00–23.00 WITA.Ben Dharma

Calendar of Events

Tuscan Dinner by Chef Luca Masini

Byrd House Bali mengajak para tamu menuju pesisir Tuscany. 26 Jun

Hamabe x Tsune

Kolaborasi dua koki kuliner Jepang berbakat di Bali. 26-27 Jun & 10-11 Jul

Balinale 2026

Perayaan film global tahunan berkualifikasi Academy Awards. 1-7 Jun 2026

See More