Alila Villas Uluwatu Sambut Komandan Dapur Baru
Koki ini akan bertanggung jawab atas seluruh operasional kuliner di resor.
Setelah sukses dengan edisi sebelumnya, Hennessy kembali menghadirkan Hennessy MyWay 2026. Lebih dari sekadar kompetisi miksologi berskala internasional, ajang ini telah berkembang menjadi ruang kreatif bagi para bartender dan artisan koktail untuk meramu pengalaman minum yang lebih personal—di mana rasa, cerita, identitas budaya, hingga keberlanjutan saling bertemu dalam satu gelas.
Indonesia sendiri perlahan semakin diperhitungkan dalam lanskap miksologi Asia serta kompetisi koktail global. Pada edisi 2024, I Gusti Putu Agus Giri Asta dari The St. Regis Bali Resort berhasil menembus jajaran Global Top 3 sekaligus meraih penghargaan Best Service Ritual Award. Setahun berselang, Arya Dharmayasa dari Syrco BASÈ menyusul lewat kemenangan di tingkat regional. Kehadiran nama-nama tersebut menjadi penanda bagaimana lanskap koktail bar Indonesia kini semakin matang dan relevan di mata dunia.

Di dalam negeri, perjalanan menuju Hennessy MyWay 2026 dibuka melalui rangkaian acara bertajuk Road to Hennessy MyWay 2026. Digelar di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Bali, program ini mengundang bartender sekaligus pencinta miksologi untuk menyelami pengalaman minum yang lebih inventif dan dinamis. Lewat sesi masterclass dan guest shift bersama para pemenang Hennessy MyWay edisi sebelumnya, para peserta juga dapat mengenal lebih dekat proses kompetisi, mulai dari registrasi hingga kriteria penjurian.
Sepuluh finalis dari Indonesia akan diumumkan pada 1 Juni 2026, disusul penjurian fisik pada 15 Juni 2026 untuk menentukan wakil regional. Babak final nasional dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026, sementara final global akan digelar di Prancis pada Oktober 2026.
Merangkul Keterikatan
Hennessy MyWay tak hanya berbicara soal teknik meracik koktail. Kompetisi ini juga mendorong para peserta untuk membangun narasi yang lebih reflektif lewat bahan, rasa, dan filosofi yang mereka angkat. Pendekatan tersebut terlihat jelas dalam karya Arya Dharmayasa untuk final global 2025 bertajuk Rethink with Hennessy.

Koktail tersebut lahir dari kesadaran Arya tentang keterikatan manusia dengan alam dan dampak tindakan masa kini terhadap masa depan. Ia melihat bahwa berbagai praktik budaya tradisional sejatinya menyimpan nilai keberlanjutan yang relevan hingga hari ini. Dari sisi rasa, Rethink with Hennessy menghadirkan profil sitrus floral yang memadukan jeruk siam dan Hennessy V.S.O.P dengan mentega kakao serta bunga gemitir, sebuah elemen penting dalam canang Bali yang sarat makna spiritual.
Coba Sendiri di Rumah!
Keberhasilan Arya di panggung internasional tentu menjadi pencapaian yang membanggakan. Namun lebih dari itu, ia juga ingin membagikan pengalaman miksologi tersebut lewat resep koktail yang lebih mudah diracik di rumah. Bertajuk Regenerate with Hennessy, minuman ini menjadi tribut bagi figur-figur penting dalam kehidupan sehari-hari—dari petani hingga guru—yang kerap bekerja diam-diam namun punya peran besar dalam membentuk kehidupan.

Regenerate with Hennessy
Bahan-bahan:
30 ml Hennessy V.S.O.P
30 ml teh apel herbal
10 ml sari jeruk sonkit, saring
10 ml sirop cengkih
Es batu
Cara membuat:
Tuangkan seluruh bahan ke dalam shaker. Kocok hingga dingin, lalu saring ke dalam rocks glass berisi es. Sajikan selagi dingin.—Rachman Karim
Agenda tahunan industri pariwisata yang merangkul asas keberlanjutan. 30-31 Mei 2026
Tahun ini pameran menghadirkan kolaborasi seni visual dan musik. 6-10 Mei 2026