Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort Luncurkan The Silent Escape Untuk Liburan Nyepi
Undangan untuk melambat dalam momen yang sakral.
Diluncurkan pada 2015, Tribute Portfolio dikenal sebagai jenama hotel yang merangkul jiwa kreatif dan semangat komunitas. Di Asia, sudah ada lebih dari 30 properti yang bernaung di bawah portofolio unik milik Marriott International tersebut. Tahun ini, Singapore kedatangan anggota terbarunya: Varel Singapore, a Tribute Portfolio Hotel, sebuah hotel butik yang membawa pendekatan desain dan gaya hidup yang terasa lebih personal dibanding hotel-hotel bisnis konvensional di Negeri Merlion.
Hotel dengan 128 kamar ini berlokasi di Selegie Road, kawasan yang berada di antara energi kreatif Bugis dan nuansa multikultural Little India. Posisi tersebut membuatnya dekat dengan berbagai sisi Singapura yang berbeda karakter, dari koridor ritel Orchard Road hingga gang-gang lama yang masih menyimpan jejak kota tempo dulu. Menariknya, kawasan Selegie sendiri dulunya merupakan area hutan bambu dan kebun rempah sebelum akhirnya berkembang menjadi distrik urban dengan deretan rumah toko Art Deco yang masih bertahan hingga kini.


Dari segi desain, Varel Singapore mengawinkan pendekatan kontemporer dengan elemen biofilik, gaya arsitektur yang semakin populer beberapa tahun terakhir berkat kemampuannya menghadirkan rasa tenang di tengah kota yang padat. Konsep kontras menjadi fondasi visual hotel ini. Koleksi kamar dan suite hadir dalam dua pendekatan warna berbeda: palet terang yang terasa lebih terbuka dan hangat, serta spektrum warna gelap yang memberi atmosfer lebih dramatis dan intim. Pendekatan tersebut membuat setiap pengalaman menginap terasa sedikit berbeda, seolah hotel ini punya dua kepribadian dalam satu atap.
Baca juga: 7 Hotel dengan Desain Unik di Singapura
Sejalan dengan DNA Tribute Portfolio, Varel Singapore juga menyisipkan budaya lokal ke dalam detail-detail kecil yang terasa subtil tapi menyenangkan. Cendol diterjemahkan menjadi motif karpet yang ceria, sementara wayang-wayang mini hadir sebagai aksen dekoratif di sudut kamar. Amenitasnya pun dirancang untuk pelancong urban masa kini, mulai dari HDTV hingga oversized bathtub di akomodasi tipe suite. Sebagian besar kamar bahkan dilengkapi balkon privat lengkap dengan chaise lounge mini. Menjadikannya spot ideal untuk menikmati kopi pagi sambil mengamati ritme Singapura yang mulai bergerak.

Agenda kuliner hotel ini dibangun melalui tiga konsep berbeda. Hathaway Autograph menjadi restoran all-day dining yang menginterpretasikan resep klasik Asia Tenggara ke dalam presentasi modern tanpa kehilangan akar rasanya. Saga Bar menghadirkan pendekatan miksologi yang berfokus pada rempah-rempah lokal, menciptakan koktail yang terasa aromatik sekaligus familiar. Sementara itu, Vernacular Coffee menjadi ruang singgah santai dengan seduhan kopi artisan yang cocok untuk jeda singkat di tengah eksplorasi kota.
Di luar pengalaman bersantap, Varel Singapore juga memiliki infinity pool yang terasa seperti oase kecil di tengah padatnya Singapura. Untuk tamu yang tetap ingin aktif selama bepergian, hotel ini terafiliasi dengan Snap Fitness di Prinsep Street yang dapat dicapai sekitar tujuh menit berjalan kaki. Sentuhan gaya hidup lain hadir lewat lini amenitas aromatik Chai Noir, hasil kolaborasi bersama rumah parfum Prancis, Maison21G. Wanginya yang hangat dan sedikit smoky terasa seperti penutup sempurna setelah seharian menjelajahi kota.
189 Selegie Road, Singapura; marriott.com.—Rachman Karim
Agenda tahunan industri pariwisata yang merangkul asas keberlanjutan. 30-31 Mei 2026
Tahun ini pameran menghadirkan kolaborasi seni visual dan musik. 6-10 Mei 2026