Gandeng Plataran Indonesia tampilkan menu Nusantara favorit Habibie dan Ainun.

Nama Bacharuddin Jusuf Habibie selama ini lekat dengan dedikasi dan kecintaannya terhadap Indonesia—sebuah figur yang kerap diasosiasikan dengan teknologi dan visi kebangsaan. Namun di balik kiprahnya sebagai tokoh bangsa, tersimpan sisi personal yang tak kalah menarik: kedekatannya dengan kuliner Nusantara.

Tidak banyak yang mengetahui bahwa Presiden ketiga Republik Indonesia ini memiliki selera yang begitu membumi. Hal tersebut diungkapkan oleh Satiyah, juru masak pribadi keluarga Habibie, yang selama bertahun-tahun menyiapkan hidangan bagi beliau. Menurutnya, menu Nusantara hampir selalu hadir di meja makan sehari-hari menciptakan sebuah preferensi yang mencerminkan kedekatan emosional dengan rasa-rasa sederhana.

wisma habibie ainun
Chef Reiyan Trisandra dan Bu Satiyah.

“Bapak itu suka masakan Nusantara. Setiap makan harus ada tahu dan tempe. Untuk sayur, beliau menyukai sayur asem dan sayur lodeh,” ujar Satiyah saat ditemui di Wisma Habibie dan Ainun pada akhir Maret 2026.

Kenangan akan cita rasa tersebut kini dihadirkan kembali melalui kolaborasi antara Plataran Indonesia dan Wisma Habibie Ainun dalam program bertajuk Habibie Legacy Experience. Program ini dirancang sebagai pengalaman yang memadukan tur historis, storytelling, dan sajian kuliner yang terinspirasi dari perjalanan hidup Bacharuddin Jusuf Habibie dan Hasri Ainun Habibie.

Perjalanan dimulai dengan tur menyusuri kediaman yang sarat cerita. Setiap sudut rumah menghadirkan potongan kisah yang membentuk narasi cinta dan pengabdian mereka. Suasana kemudian berlanjut ke area pendopo, ruang yang dahulu kerap digunakan Habibie untuk menjamu tamu, yang kini ditransformasikan menjadi area bersantap dengan nuansa yang tetap intim.

Baca juga: Melihat Pentingnya Iptek dan Cinta di Wisma Habibie dan Ainun

Di ruang yang penuh memori tersebut, Plataran Catering Services menghadirkan rangkaian hidangan yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan cerita personal.

wisma habibie ainun
Sayur Lodeh Kenangan Ainun.

Jamuan dibuka dengan Sayur Lodeh Kenangan Ainun, sebuah interpretasi dari hidangan klasik yang terinspirasi resep turun-temurun Ainun. Berbeda dari versi tradisional, sajian ini tidak menggunakan santan, melainkan air kelapa dan krimer, menghasilkan rasa yang lebih ringan tapi tetap gurih dan kompleks.

Hidangan utama kemudian menghadirkan beragam sajian yang sarat makna, mulai dari Sate Domba Gulai Kota Kembang yang terinspirasi masa muda Habibie, Ayam Semur Si Gula Jawa dengan karakter manis gurih yang khas, hingga Iga Sapi Saus Soto Betawi racikan Satiyah yang menjadi salah satu favorit keluarga. Seluruh hidangan ini disajikan bersama Nasi Liwet Manunggal, memperkuat kesan kebersamaan dalam setiap penyajian.

wisma habibie ainun
Strudel Apel Pelukan Jerman.

Sebagai penutup, Strudel Apel Pelukan Jerman menjadi simbol perjalanan cinta Habibie dan Ainun di Eropa. Hidangan penutup ini merupakan sebuah refleksi manis dari fase kehidupan yang membentuk mereka, baik secara personal maupun intelektual.

Melalui Habibie Legacy Experience, Wisma Habibie Ainun bersama Plataran Indonesia tidak hanya menghadirkan pengalaman bersantap, tetapi juga menciptakan ruang untuk merawat memori sebagai pengingat bahwa di balik tokoh besar, selalu ada cerita sederhana yang terasa dekat.Pengalaman kuliner eksklusif ini dapat dipesan melalui akun Instagram Instagram @wismahabibieainun.Monika Febriana

Calendar of Events

Perahu Kertas Musikal

Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026

Now Playing Festival 2025

Now Playing Festival akan kembali mengguncang Kota Kembang. 30 Nov 2025

Espolòn Barrio Fiesta 2025 – Jakarta

Semangat Meksiko di tengah Ibu Kota. 7 Nov 2025

See More