Hadirkan atmosfer Alpen ke timur laut Jeju.

Foto utama: jejuswiss.kr

Diberkati lanskap alam yang memukau, Swiss punya caranya sendiri memikat hati para wisatawan global. Dengan populasi sekitar sembilan juta jiwa, negara ini kerap dikaitkan dengan Pegunungan Alpen, keju, dan industri jam tangan yang identik dengan presisi dan kemewahan. Namun, kehidupan urbannya pun tak kalah menarik, merangkul modernitas tanpa meninggalkan akar tradisinya—sebuah perpaduan antara kualitas hidup, desain, dan keseharian yang tertata.

Tahukah Anda, ada sebuah destinasi wisata di Asia yang mencoba menghadirkan atmosfer Negeri Toblerone tersebut? Bersemayam di Pulau Jeju, Korea Selatan, Jeju Jocheon Swiss Village berada di Jocheon, di sisi timur laut pulau. Destinasi ini terasa seperti miniatur pedesaan Swiss yang ditinggali sekitar 60 hingga 70 keluarga yang juga mengelola berbagai bisnis, menciptakan lingkungan yang lebih menyerupai komunitas hidup daripada sekadar kompleks wisata.

jeju jocheon swiss village
Deretan bangunan warna-warni menghiasi jalanan Desa Swiss. Jigsaw 365.
jeju jocheon swiss village
Hadirnya mural yang ceria menyemarakkan atmosfer desa. jejuswiss.kr.

Tak seperti gambaran lanskap desa tradisional Swiss yang diwarnai deretan chalet dan bangunan vernakular lainnya, Jeju Jocheon Swiss Village mengambil jalur yang lebih modern. Bangunan-bangunan di sini mengusung desain rumah teras minimalis yang banyak ditemukan di kawasan urban seperti Zurich dan Jenewa. Uniknya, setiap bangunan dicat dengan corak vibran seperti vermilion dan kuning, menciptakan kontras visual dengan langit biru Jeju yang ikonik.

Baca juga: Travel 101: Jeju, Korea Selatan

Desa ini juga menjadi kanvas masif bagi para seniman yang meninggalkan jejaknya di beberapa sudut—dari mural komedik hingga patung pria peniup alphorn. Meski konsepnya mengedepankan aspek visual, Jeju Jocheon Swiss Village tak hanya mengajak para pengunjung untuk berfoto. Sebagian besar keluarga membuka usahanya di lantai pertama rumah mereka, dari kedai bingsu dan kafe hingga restoran. Di desa ini juga terdapat sebuah platform yang menawarkan pemandangan Pulau Jeju dari ketinggian.

jeju jocheon swiss village
Dasibang Project, atelir perhiasan perak yang beroperasi di Desa Swiss. Jeju Tourism Organization Travel Blog.
jeju jocheon swiss village
Salah satu pojok di Community Center. Visit Jeju.

Bagi yang ingin bermalam, terdapat beberapa penginapan yang bisa dipilih di desa ini. Umumnya, pesanggrahan menempati lantai dua dan tiga bangunan dan dikemas seperti apartemen kecil, lengkap dengan amenitas semisal dapur, televisi, dan mesin cuci sehingga cocok untuk kunjungan jangka panjang. Apalagi di kompleks ini juga terdapat beberapa minimarket yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Meski secara keseluruhan tak menyuguhkan pengalaman kunjungan ke Swiss yang autentik, Jeju Jocheon Swiss Village menawarkan atmosfer berbeda dalam kunjungan ke Pulau Jeju. Dengan deretan fasilitas umum yang mumpuni, akomodasi yang nyaman, serta lingkungan alam sekitar yang masih asri, destinasi ini tentu bukan replika yang sempurna, melainkan interpretasi Jeju atas estetika Swiss yang justru membuatnya menarik untuk disinggahi.

566-27, Hamwa-ro Jocheon-eup, Jeju-si, Pulau Jeju, Korea Selatan.Rachman Karim

Calendar of Events

PESTAPORA 2026

Festival musik antargenerasi dengan lebih dari 80 penampil. 25-27 Sep 2026.

Tiffany Young – Edge of Calm Tour

Momen musikal yang hangat bersama sang idola. 19 Sep 2026.

Celebrate Wellness 2026

Ajang kebugaran tahunan dari The Westin Resort Nusa Dua, Bali. 12 Sep 2026.

See More