Travel 101: Arab Saudi
Hal-hal yang perlu diketahui sebelum pergi ke Arab Saudi.
Pada 2000, di sebuah garasi sederhana di Marghera, Italia, Francesca Rinaldo dan Alessandro Gallo mulai meracik karya-karya busana yang terinspirasi dari perjalanan mereka. Dari ruang kecil itu lahir Golden Goose, jenama yang kemudian dikenal lewat estetika retro dan kesan lived-in (sebuah pendekatan yang merayakan ketidaksempurnaan, serupa dengan filosofi wabi-sabi dari Jepang). Dua puluh enam tahun kemudian, langkahnya tiba di Indonesia, menandai babak baru dalam lanskap fesyen Jakarta.
Golden Goose resmi membuka toko pertamanya di Plaza Senayan, Jakarta Selaatan pada April 2026. Lokasinya berada di salah satu pusat ritel premium Jakarta. Desain tokonya mengusung konsep fioreria atau toko bunga, menghadirkan suasana yang terasa kontras tapi selaras. Interiornya memadukan gaya industrial dengan sentuhan sporty dan vintage, diperkaya warna abu-abu muda serta rak dan meja bergaya utilitarian yang mengingatkan pada bengkel artisan—atau bottega dalam tradisi Italia.


Salah satu sorotan utama di toko ini adalah Super-Star, lini sepatu kets pertama Golden Goose yang terinspirasi dari budaya papan seluncur dan gaya kampus Amerika. Selain sepatu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai koleksi busana seperti kemeja, sweter, hingga jaket kulit. Menariknya, gerai Golden Goose Plaza Senayan juga menghadirkan produk untuk bayi, menunjukkan pendekatan jenama yang ingin menjangkau berbagai lapisan gaya hidup.

Di bagian tengah toko, terdapat zona co-creation yang dipandu oleh para dream maker (sebutan bagi staf mereka). Di sini, pengunjung dapat menambahkan sentuhan personal pada produk pilihan mereka. Elemen dekoratif yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari aplikasi bunga dan kristal hingga pesan tulisan tangan—membuat setiap produk terasa lebih personal. Di salah satu sudut, Con Amore Cart hadir sebagai ruang singgah, menawarkan pengalaman santai dengan sajian minuman yang melengkapi suasana belanja.
Kehadiran Golden Goose di Indonesia memberi warna baru dalam lanskap merek sepatu premium dan fesyen kontemporer. Lewat pendekatan lived-in yang khas, jenama ini mengajak kita melihat kemewahan dari sudut yang berbeda, mulai dari karakter, jejak, dan cerita yang tak fokus akan kesempurnaan, melainkan arti di dalamnya.—Rachman Karim
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026