Grand Hyatt Bali Rilis Gin Eksklusif
Gin ini dibuat menggunakan perpaduan tiga jenis jeruk khas Indonesia.
Jakarta masih menjadi kota yang seksi untuk ekspansi nama-nama besar dunia. Di penghujung Januari 2026, hiruk pikuk Plaza Indonesia bertambah satu irama baru ketika Burger & Lobster, jenama kuliner legendaris asal London, membuka restoran pertamanya di Indonesia. Di jantung distrik ritel Jalan M.H. Thamrin, tempat para pekerja urban dan pemburu gaya hidup saling bersilangan, aroma mentega hangat dan lobster panggang kini ikut mengisi lanskap makan siang ibu kota.
Sejak lahir di London pada 2011, Burger & Lobster dikenal dengan pendekatan yang nyaris radikal dalam kesederhanaannya: fokus hanya pada dua bahan utama—lobster Atlantik premium dan daging sapi pilihan. Tak ada menu yang bertele-tele, tak ada hiasan yang berlebihan. Yang ada adalah filosofi kasual premium, di mana kualitas bahan, teknik memasak presisi, dan atmosfer ruang dirangkai menjadi pengalaman bersantap yang jujur. Sebuah formula yang telah membawanya melanglang ke London, New York, Dubai, hingga kini Jakarta.

Pemilihan Jakarta sebagai destinasi ekspansi terasa logis. Kota ini menjelma salah satu pusat wisata kuliner Asia Tenggara, tempat selera global dan lokal saling beriringan setiap hari. Plaza Indonesia, dengan ritme kosmopolitannya, menjadi panggung ideal untuk memperkenalkan DNA Burger & Lobster kepada publik Indonesia.
“Kami berfokus pada beberapa bahan utama dan mengangkatnya melalui craftsmanship serta konsistensi,” ujar Riccardo LaMonica, Managing Director Burger & Lobster. “Tamu di Jakarta dapat mengharapkan pengalaman yang sama seperti di London atau New York dalam balutan kehangatan, energi, dan nuansa perayaan.”
Masuk ke restorannya, pengunjung diajak melintasi ruang yang berlapis. Area depan terasa terbuka dan riuh, cocok untuk makan siang cepat selepas rapat. Semakin ke dalam, atmosfer melunak menjadi lebih intim—tempat ideal untuk merayakan ulang tahun kecil, kencan spontan, atau sekadar mengulur sore bersama segelas chardonnay dingin. Dengan kapasitas 114 kursi, restoran ini seperti panggung yang bisa menyesuaikan tempo tamunya.

Yang paling mencuri perhatian adalah inovasi pertama dalam sejarah global Burger & Lobster: meja tinggi tepat di samping dapur terbuka. Dari sini, tamu bisa menyaksikan parade panci, semburan uap, dan tarian juru masak membelah cangkang lobster.
Di meja, dua pilar darat dan laut tampil percaya diri. Combo for Two menyatukan Whole Lobster, Mayfair Burger, dan Lobster Roll—seperti tiket singkat menjelajahi seluruh semesta rasa mereka. Whole Lobster hadir dengan pilihan metode dibakar atau dikukus, menjaga manis alami dagingnya tetap utuh. Sementara Beast Burger memadukan patty sapi lembut dengan lapisan lobster segar, representasi paling jujur dari identitas Burger & Lobster.
Khusus untuk Jakarta, hadir menu eksklusif Chilli Bumbu Lobster, dialog antara Atlantik dan Nusantara. Sentuhan bumbu Bali yang asam manis memberi aksen akrab bagi lidah lokal, tanpa mengkhianati karakter utama lobster. Di lini minuman, B&L Iced Tea mencuri simpati lewat racikan teh, pineapple purée, dan perasan lemon yang disajikan menyerupai es cekek—sepotong nostalgia masa sekolah yang dipoles elegan.—Monika Febriana
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026