Live At Aloft Amplified Mewarnai Awal 2026
Enam persembahan musik di enam properti unggulan.
Setelah sukses dengan dua gelaran terdahulunya, Art Jakarta Papers dan Art Jakarta Gardens, ajang flagship Art Jakarta 2026 akan menutup rangkaian agenda artistik tahun ini. Dengan fokus pada seni kontemporer, bursa seni premier ini menawarkan platform pertukaran gagasan dan pengetahuan yang turut mendukung kolaborasi.
Ada 75 galeri lokal dan mancanegara yang akan berpartisipasi dalam pameran, termasuk 19 nama yang menandai debutnya pada edisi tahun ini. Empat lead partner Art Jakarta 2026—Julius Baer, Bibit dan Stockbit, Treasury, dan BCA—turut mendukung jalannya acara, masing-masing hadir dengan presentasi eksklusif.

Secara spesifik, Julius Baer menghadirkan VIP Lounge yang menaungi kreasi-kreasi buatan perupa Handiwirman Saputra, termasuk sebuah karya interaktif bertajuk Kuasa Alam. Sementara itu, Bibir dan Stockbit berkolaborasi dengan seniman asal Kota Gudeg, Endry Pragusta, yang akan menghadirkan instalasi perahu rakit berjudul Lost at Sea.
Baca juga: 5 Karya Instalasi dan Patung Paling Menarik di Art Jakarta Gardens 2026
Beralih ke booth Treasury, Etza Meisyara, pemenang Treasury Art Prize edisi 2026, menghadirkan Gravity of the Unheld, instalasi intermedia yang menilik nilai-nilai kemuliaan yang terkandung dalam emas. Uniknya, para pengunjung nantinya dapat membawa pulang elemen-elemen instalasi tersebut. Sementara itu, myBCA District One hadir dengan penawaran spesial untuk transaksi di Art Jakarta.
Art Jakarta terasa tak lengkap tanpa program spesialnya, dan edisi tahun ini pun tak terkecuali. Spot, misalnya, menyajikan pengalaman artistik dalam format booth nonkonvensional, sementara Scene berfokus pada kolektif seniman dan proyek kolaboratif yang, tahun ini, merangkul 39 partisipan dari Indonesia. AJX mewadahi kolaborasi antara Art Jakarta dan beragam institusi budaya. Hadir perdana tahun ini, Scope menjadi segmen yang lahir dari kolaborasi dengan Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya.

Baca juga: Art Jakarta Papers 2026: Pameran Seni Kertas Pertama di Indonesia
Direktur Artistik Art Jakarta, Enin Suprapto, menyebutkan bahwa Art Jakarta telah menjadi salah satu bursa seni paling dinamis di kawasan Asia Tenggara. “Untuk mendukung ekosistem seni rupa yang terus berkembang, sejak tahun ini, Art Jakarta berlangsung tiga kali dalam setahun: Art Jakarta Papers, Art Jakarta Gardens, Art Jakarta International Art Fair,” jelasnya.
Enin menambahkan bahwa secara simultan, Art Jakarta harus tetap menjadi wadah bagi para stakeholder seni di Asia Tenggara untuk bertemu, berbagi pengetahuan, dan bekerja sama. “Harapan kami, jika peran dan fungsi ini dapat terus kami kerjakan dengan baik, maka ekosistem pasar seni rupa di Indonesia dan di kawasan ini juga akan tetap dinamis dan berkembang,” lanjut Enin.
Art Jakarta 2026 akan diselenggarakan di JIExpo Kemayoran pada 2-4 Oktober 2026. Untuk pembelian tiket, kunjungi artjakarta.com.
TFL Paper adalah media partner Art Jakarta 2026.