Sarapan Antibosan di Grand Hyatt Bali
Menghadirkan enam pilihan restoran untuk pengalaman sarapan yang berbeda.
Bagi para pencinta gin premium, nama Hendrick’s Gin tentu bukanlah hal yang asing. Sejak diluncurkan pada 1999, jenama asal Skotlandia ini dikenal berkat karakter rasanya yang tak lazim sekaligus botol ikonis berwarna hitam pekat yang mudah dikenali. Hendrick’s Original memadukan 11 jenis tanaman dengan infusi mentimun dan mawar Bulgaria, menghasilkan profil rasa yang kompleks, aromatik, tapi tetap lembut di lidah. Formula tersebut telah lama menjadi salah satu referensi bagi para penikmat gin maupun bartender di berbagai belahan dunia.
Tahun ini, Hendrick’s Gin membuka babak baru melalui peluncuran Another Hendrick’s, varian permanen pertama yang diperkenalkan dalam satu dekade terakhir. Diracik langsung oleh Master Distiller Lesley Gracie, kreasi terbaru ini menghadirkan interpretasi yang berbeda dari DNA Hendrick’s. Jika Hendrick’s Original identik dengan karakter floral dan kesegaran mentimun, Another Hendrick’s mengeksplorasi perpaduan white floral dan kakao, menciptakan karakter yang terasa lebih hangat, berlapis, dan menggugah rasa ingin tahu. Identitas baru tersebut juga tercermin pada flakon putihnya yang tampil kontras dengan botol cokelat khas sang pendahulu.

Di balik perpaduan bunga dan cokelat tersebut, Lesley Gracie menyimpan gagasan yang sederhana tapi tidak biasa. Ia ingin menciptakan gin dengan sentuhan kakao, sesuatu yang masih jarang ditemukan di dunia miksologi. Untuk mewujudkannya, ia memilih bunga jeruk (orange blossom), bahan yang telah lama dikenal dalam dunia kuliner dan parfum berkat aromanya yang segar, manis, sekaligus elegan. Kakao kemudian hadir sebagai penyeimbang yang memberikan dimensi lebih dalam dan lembut. Hasil akhirnya bukanlah dua aroma yang saling bersaing, melainkan harmoni yang memperlihatkan bagaimana dua karakter yang bertolak belakang dapat saling melengkapi dalam satu gelas.
Baca juga: Le Café Louis Vuitton Seoul, Destinasi Kuliner Baru

Di Indonesia, peluncuran Another Hendrick’s dirayakan melalui dua pengalaman imersif di Bali dan Jakarta. Di ibu kota, ASHTA District 8 disulap menjadi ruang eksplorasi bertajuk Anotherland, sebuah instalasi karya duo seniman Rama dan Romy Dwiwahyu yang menerjemahkan filosofi dualitas Hendrick’s ke dalam medium seni. Acara peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Alexis Sang, Brand Ambassador Hendrick’s Gin untuk Asia Tenggara, serta orator Geoff Weis yang membagikan kisah di balik lahirnya varian terbaru ini.
Kehadiran Another Hendrick’s melengkapi portofolio jenama yang telah berdiri selama lebih dari dua dekade. Alih-alih menggantikan Hendrick’s Original, varian ini hadir sebagai interpretasi baru yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para penikmat gin. Layaknya konsep yin dan yang, keduanya berdiri dengan karakter masing-masing—berbeda, tetapi saling melengkapi.—Rachman Karim
Sebuah pengalaman kuliner istimewa di Roso Restaurant, Sanur. 10 Jul