SingapoRewards Tawarkan Beragam Aktivitas Gratis Bagi Turis
Program baru dari Singapore Tourism Board (STB) yang menawarkan puluhan aktivitas menarik gratis.
Di Bali, pengalaman menginap semakin sering melampaui batas kamar hotel dan kolam renang. Para pelancong kini mencari sesuatu yang lebih mendalam: kesempatan untuk memahami budaya lokal, bertemu masyarakat setempat, dan merasakan ritme kehidupan yang lebih autentik. Berangkat dari semangat tersebut, Marriott Business Council Bali pada 21 Mei 2026 mengumumkan kemitraan strategis dengan Desa Wisata Undisan di Kabupaten Bangli.
Kolaborasi ini membuka akses bagi tamu dari 27 hotel dan resor Marriott Bonvoy di Bali untuk menjelajahi salah satu desa wisata paling menarik di Pulau Dewata. Lebih dari sekadar program kunjungan, kerja sama ini dirancang sebagai inisiatif jangka panjang yang berfokus pada pariwisata berbasis komunitas, pelestarian budaya, serta pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Melalui beragam pengalaman terkurasi, para tamu akan diajak menyelami kehidupan Bali dari perspektif yang berbeda. Mulai dari berinteraksi dengan masyarakat lokal, mengikuti tradisi setempat, hingga menjelajahi alam pedesaan yang masih asri, setiap aktivitas dirancang untuk menghadirkan hubungan yang lebih bermakna antara wisatawan dan destinasi yang mereka kunjungi.
“Di Marriott, kami percaya bahwa perjalanan paling bermakna adalah ketika menghubungkan Anda dengan hal-hal yang benar-benar Anda sukai di mana pun Anda berada di dunia,” ujar Sander Looijen, Area General Manager Marriott Bonvoy Hotels and Resorts yang berpartisipasi di Bali. Menurutnya, kemitraan ini membuka pintu menuju sisi Bali yang lebih autentik dan berakar kuat pada budaya lokal.
Baca juga: Liburan di Indonesia dan Malaysia Bersama Marriott Bonvoy
Terletak di Kabupaten Bangli, Desa Wisata Undisan dikenal karena komitmennya dalam menerapkan filosofi Tri Hita Karana—konsep hidup masyarakat Bali yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Filosofi tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai program wisata, termasuk “A Journey into Three Harmonies”, yang mengajak pengunjung memahami keseharian masyarakat Bali melalui pengalaman yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Bagi Desa Undisan sendiri, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya mereka kepada audiens global tanpa kehilangan identitas lokal yang telah dijaga selama bertahun-tahun. “Kolaborasi ini merupakan momen penting bagi Desa Wisata Undisan. Kami dapat berbagi tentang hal-hal yang membuat tempat ini begitu spesial, sekaligus menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar penggagas Desa Wisata Undisan, I Putu Winastra.
Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, Marriott Business Council Bali akan mempromosikan Desa Wisata Undisan melalui jaringan hotelnya, mulai dari rekomendasi concierge hingga berbagai kanal komunikasi tamu. Tak hanya itu, Marriott juga akan menghadirkan program berbagi pengetahuan secara berkala yang mencakup standar pelayanan, pengembangan destinasi, dan pengalaman tamu.
Di tengah berkembangnya tren perjalanan yang lebih sadar dan berorientasi pada pengalaman, kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana industri perhotelan dan komunitas lokal dapat tumbuh bersama. Sebab pada akhirnya, perjalanan terbaik bukan hanya tentang melihat tempat baru, melainkan tentang memahami kehidupan yang berlangsung di dalamnya.—Yohanes Sandy
Agenda tahunan industri pariwisata yang merangkul asas keberlanjutan. 30-31 Mei 2026
Tahun ini pameran menghadirkan kolaborasi seni visual dan musik. 6-10 Mei 2026