Hal ini menyusul banyaknya kasus penyalahgunaan visa kunjungan jangka panjang tersebut.

Bebarengan dengan usaha pemerintah Arab Saudi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan non-haji dan umrah, pihak berwenang di Arab Saudi mulai menyetop pemberian visa multiple entry kepada pengunjung dari 14 negara.

Per 1 Februari 2025, warga 14 negara tersebut sudah tidak diizinkan untuk mengurus visa kunjungan multiple entry. Sebelumnya, mereka masih diperbolehkan untuk mendapatkan visa multiple entry dengan masa berlaku satu tahun untuk keperluan bisnis, pariwisata, dan kunjungan keluarga. Dengan aturan baru itu, sekarang mereka hanya bisa memperoleh visa single entry dengan masa berlaku 30 hari.

Kebijakan ini dibuat untuk menertibkan turis asal 14 negara tersebut. Pasalnya, selama ini banyak yang menyalahgunakan visa kunjungan multiple entry untuk keperluan ibadah haji tanpa izin, menjadi imigran gelap, hingga bekerja tanpa surat-surat resmi.

Keempat belas negara yang masuk daftar “hitam” tersebut adalah Aljazair, Bangladesh, Mesir, Ethiopia, India, Indonesia, Irak, Yordania, Maroko, Nigeria, Pakistan, Sudan, Tunisia, dan Yaman.Monika Febriana

Calendar of Events

Gastronomy Artistry Masahiko Kawano

Sebuah pengalaman kuliner istimewa di Roso Restaurant, Sanur. 10 Jul

Tuscan Dinner by Chef Luca Masini

Byrd House Bali mengajak para tamu menuju pesisir Tuscany. 26 Jun

Hamabe x Tsune

Kolaborasi dua koki kuliner Jepang berbakat di Bali. 26-27 Jun & 10-11 Jul

See More