Rekomendasi Tempat Merayakan Imlek 2025 di Bali
Rayakan kedatangan Tahun Ular Kayu di Pulau Dewata bersama keluarga.
Bagi para pencinta seni, National Gallery Singapore merupakan salah satu destinasi budaya yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke kota ini. Dengan lebih dari 9.000 karya seni, institusi ini menjadi galeri terbesar yang menampilkan koleksi seni Singapura dan Asia Tenggara. Koleksinya membentang dari lukisan klasik hingga ekspresi kontemporer. Kini, setelah menikmati “terapi seni” di ruang-ruang galerinya, pengunjung memiliki satu alasan baru untuk berlama-lama: Rempapa, restoran yang menghadirkan eksplorasi kuliner warisan Singapura.
Berlokasi di sayap Supreme Court dalam kompleks galeri, Rempapa melengkapi portofolio destinasi bersantap National Gallery Singapore yang juga mencakup Bakery Brera serta restoran berbintang Michelin tiga, Odette. Restoran ini digagas oleh koki keturunan Eurasia–Peranakan Damian D’Silva, sosok yang dikenal luas sebagai penjaga warisan kuliner lokal. Nama Rempapa sendiri terinspirasi dari kata “rempah”, sebuah elemen yang menjadi jiwa dari berbagai hidangan di Singapura.


Restoran ini lahir dari visi Damian untuk merawat tradisi kuliner lintas budaya yang membentuk identitas gastronomi Singapura. Dedikasinya membuat ia dijuluki “the grandfather of heritage cuisine.” Bagi Damian, memasak bukan sekadar profesi, tetapi cara menjaga kenangan keluarga terutama keinginannya untuk terus merasakan hidangan yang dahulu dimasak oleh sang kakek.
Dari sisi desain, Rempapa mengambil pendekatan yang modern dan hangat. Interiornya dipenuhi corak warna bumi yang lembut, dipadukan aksen hitam dan krem yang menciptakan suasana kontras tanpa terasa kaku. Area duduk luar ruangannya pun tak kalah memikat, dikelilingi pepohonan dan tanaman paku yang menghadirkan atmosfer teduh.
Menu di Rempapa dikembangkan dengan filosofi “Singapore New Heritage Cuisine.” Konsep ini merangkul tradisi kuliner dari berbagai komunitas seperti Peranakan, Eurasia, Melayu, hingga Tionghoa, kemudian menerjemahkannya kembali dengan pendekatan yang lebih segar. Untuk mewujudkannya, Damian melakukan riset mendalam agar resep-resep lama tetap relevan dengan selera masa kini.


Salah satu contohnya adalah Damian’s Curry Chicken, hidangan yang lahir dari pengamatannya terhadap preferensi generasi muda yang menyukai kari dengan rasa lebih ringan. Cita rasa rempahnya tetap hadir, tapi dengan profil yang lebih halus di lidah. Sementara itu, ikon kuliner Singapura seperti Nasi Lemak dan Braised Beef with Raita & Roti juga tampil sebagai pengingat akan kekayaan rasa yang membentuk identitas kota ini.
Melalui Rempapa, Damian D’Silva menunjukkan bahwa kuliner tradisional bukan sekadar nostalgia masa lalu. Ia adalah warisan hidup yang terus berevolusi, beradaptasi, dan tetap relevan di tengah dinamika budaya modern Singapura.
National Gallery Singapore – Supreme Court Wing #01-02A, St. Andrew’s Road No. 1, Singapura; +65-9459-1603; gilmore.sg/rempapa.—Rachman Karim
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026