ArtMoments Jakarta 2025 Hadirkan Pameran, Dialog, dan Kepedulian Sosial
Dari pameran NUDE hingga pertunjukan The Flag Project, inilah sorotan utama ArtMoments Jakarta 2025.
Usai memperoleh rekognisi dari Academy Awards pada 2025, Balinale kembali hadir meramaikan lanskap sinema dan budaya di Pulau Dewata. Memasuki edisi ke-19, festival film berskala internasional ini akan berlangsung pada 1–7 Juni 2026 di Sanur, kawasan yang belakangan berkembang menjadi salah satu pusat gaya hidup dan kreativitas baru di Bali.
Posisi Balinale dalam ekosistem perfilman Indonesia maupun internasional terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, festival ini menayangkan lebih dari 70 film dari 32 negara serta menghadirkan pemutaran IMAX 3D pertama di Bali. Festival ini juga melibatkan lebih dari 50 sineas dari 10 negara.
Melanjutkan momentum tersebut, Balinale 2026 mencatat peningkatan partisipasi yang cukup besar. Tahun ini, lebih dari 1.300 karya dari berbagai negara, termasuk Indonesia, masuk ke meja kurasi. Film-film tersebut terbagi ke dalam berbagai kategori, mulai dari Short Narrative dan Narrative Feature hingga Documentary Feature dan Short Animation.
Balinale 2026 dijadwalkan menampilkan sekitar 100 film dari 35 negara, termasuk 20 world premieres, 10 premier internasional, dan 26 premier Asia. Keragaman karya yang hadir menawarkan perspektif sinematik yang luas, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi festival film internasional Asia yang semakin diperhitungkan.
Sebagai satu-satunya festival film di Indonesia yang menyandang status Academy Award® Qualifying Festival sekaligus festival pemegang kualifikasi Oscar®, Balinale terus memperluas perannya sebagai platform budaya internasional yang membuka jalan bagi sineas menuju panggung perfilman global. Dalam beberapa tahun terakhir, festival ini juga semakin lekat dengan dinamika kreatif Bali yang terus berkembang di luar sektor pariwisata konvensional.
Tak hanya berfokus pada pemutaran film, Balinale turut menghadirkan program pengembangan talenta dan kolaborasi kreatif internasional. Salah satunya adalah Art of the Score bersama The Juilliard School. Program yang dikembangkan sejak 2021 oleh Edward Bilous ini mempertemukan mahasiswa pencipta musik media visual dengan sineas dari berbagai negara, menghadirkan dialog antara gambar, suara, dan emosi dalam proses kreatif.
Dalam acara Road to Balinale 2026 di The Meru Sanur pada 30 April 2026 lalu, Pendiri sekaligus Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, menegaskan bahwa Balinale selalu hadir lebih dari sekadar festival film. “Festival ini adalah ruang untuk membangun koneksi baik antarbudaya, antarkomunitas, atau antara manusia dengan cerita yang bermakna,” ujarnya.—Monika Febriana
Agenda tahunan industri pariwisata yang merangkul asas keberlanjutan. 30-31 Mei 2026
Tahun ini pameran menghadirkan kolaborasi seni visual dan musik. 6-10 Mei 2026