Travel 101: Singapura
Hal-hal yang perlu diketahui sebelum pergi ke Singapura.
Kehidupan selalu berawal dari sesuatu yang kecil. Dari benih-benih sederhana yang perlahan tumbuh, berkembang, lalu membentuk ekosistem yang saling terhubung. Gagasan inilah yang menjadi fondasi koleksi terbaru Potato Head bertajuk The Seeds of Life. Dirilis pada April 2026, koleksi ini menjadi episode keempat dari lini cinderamata resmi mereka—melanjutkan pendekatan Potato Head yang memadukan gaya hidup, desain, dan kesadaran akan lingkungan dalam satu narasi yang utuh.
The Seeds of Life menghadirkan 15 kreasi ready-to-wear yang berporos pada siklus kehidupan, pertumbuhan, dan pembaruan. Dikembangkan oleh Chief Product Officer Lisa Yamai, koleksi ini diramu bersama tangan-tangan terampil seniman dan perajin lokal, mempertegas hubungan Potato Head dengan komunitas kreatif di sekitarnya.

Selaras dengan komitmen keberlanjutannya, seluruh koleksi dirancang menggunakan material yang lebih ramah lingkungan. Kain-kainnya dibuat dari serat bio-organik, sementara pewarna alami berasal dari elemen-elemen bumi seperti kulit bakau, jolawe, dan tunjung. Proses produksinya pun tetap merujuk pada tradisi sartorial lokal, menghadirkan karakter artisanal yang terasa personal di setiap helainya.
Baca juga: Rekomendasi Hotel Ramah Keluarga di Seminyak, Bali

Dari sisi desain, koleksi ini mengolah inspirasi visual dari Aksara Bali dan motif batik Parang ke dalam interpretasi yang lebih segar dan kontemporer. Identitas tersebut hadir dalam berbagai produk seperti mushroom hat, kemeja, hingga celana dengan potongan santai yang lekat dengan semangat tropis Potato Head. Sementara itu, mantra khas mereka, “Good Times, Do Good,” tampil lebih menonjol lewat pilihan bandana yang jenaka sekaligus reflektif.
Lebih dari sekadar koleksi pakaian, The Seeds of Life terasa seperti perpanjangan filosofi hidup yang selama ini dibangun Potato Head, menegaskan bahwa desain, keberlanjutan, dan komunitas dapat tumbuh berdampingan secara organik. Koleksi ini kini telah tersedia di Desa Potato Head dan situs belanja resminya.—Rachman Karim
Agenda tahunan industri pariwisata yang merangkul asas keberlanjutan. 30-31 Mei 2026
Tahun ini pameran menghadirkan kolaborasi seni visual dan musik. 6-10 Mei 2026