Ekspansi Plataran Bandung
Restoran di kawasan elite Bandung ini sekarang punya ruang serbaguna luas dan bar!
Foto utama: Gaggan at Louis Vuitton/Louis Vuitton
Ajang Asia’s 50 Best Restaurants 2026 kembali menjadi sorotan pecinta kuliner dunia. Digelar di Kerry Hotel Hong Kong pada 25 Maret 2026, daftar tahunan ini menegaskan kembali dinamika lanskap gastronomi Asia—dengan Bangkok semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat kuliner Asia yang paling progresif.
Tahun ini, meski Gaggan harus turun dari posisi juara dan digantikan oleh The Chairman Hong Kong, Bangkok justru tampil dominan dengan sembilan restoran yang berhasil masuk daftar. Hal ini mempertegas reputasi ibu kota Thailand tersebut sebagai destinasi wisata kuliner papan atas yang terus berevolusi. Bagi Anda yang tengah merencanakan perjalanan ke kota ini, daftar ini bisa menjadi panduan eksplorasi yang lebih terkurasi.
Gaggan (Posisi 3)

Meski tahun ini berada di posisi ketiga, Gaggan tetap menjadi magnet dalam lanskap fine dining Bangkok. Dipimpin oleh Gaggan Anand, restoran ini dikenal dengan pendekatan progresif terhadap masakan India yang jauh dari pakem tradisional. Teknik modern dipadukan dengan pengaruh global—mulai dari Prancis hingga Jepang—dalam format tasting menu yang teatrikal tapi tetap presisi. Pengalaman bersantapnya terasa intim, penuh energi, dan sering kali mengejutkan, menjadikannya salah satu destinasi wajib bagi pencari pengalaman gastronomi yang tidak konvensional. 68 Sukhumvit 31, Khlong Tan Nuea, Watthana, Bangkok.
Nusara (Posisi 5)

Nusara menghadirkan pengalaman yang lebih personal dalam konteks restoran modern Thailand. Di tangan Thitid Tassanakajohn, atau Chef Ton, menu di restoran ini berakar pada resep keluarganya serta warisan dapur kerajaan Thailand. Setiap hidangan disusun seperti narasi, memadukan rasa nostalgia dengan teknik kontemporer. Lokasinya yang menghadap Wat Pho menambah dimensi pengalaman, sementara tingkat permintaan reservasi yang tinggi mencerminkan posisinya sebagai salah satu restoran paling dicari di Bangkok saat ini. 336 Maha Rat Rd, Phra Borom Maha Ratchawang, Khet Phra Nakhon, Bangkok.
Gaggan at Louis Vuitton (Posisi 8)

Kolaborasi antara Gaggan Anand dan rumah mode Louis Vuitton menghadirkan pendekatan yang lebih multidisipliner dalam dunia fine dining Asia. Berlokasi di LV The Place, Bangkok, restoran ini menggabungkan kuliner avant-garde dengan estetika desain yang kuat. Setiap detail—dari penyajian hingga interior—dirancang untuk merangsang seluruh indra, menciptakan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga visual dan atmosfer. Hasilnya adalah sebuah pengalaman bersantap yang terasa seperti instalasi seni yang dapat dinikmati. Unit 2F-S01-B, Lantai Dua, 502 Phloen Chit Rd, Bangkok.
Sorn (Posisi 12)

Sorn dikenal sebagai salah satu restoran paling eksklusif dalam lanskap fine dining Thailand berkat sulitnya mendapat meja di sini. Fokusnya pada masakan Thailand Selatan diterjemahkan dengan pendekatan yang sangat presisi, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik memasak. Setiap hidangan menonjolkan kompleksitas rasa yang khas kawasan tersebut, dengan perhatian detail pada suhu, tekstur, dan penyajian. Tidak heran jika mendapatkan meja di sini menjadi tantangan tersendiri—pengalaman yang ditawarkan terasa sangat personal dan mendalam. 56 Soi Sukhumvit 26, Klongton Khlong Toei, Bangkok.
Sühring (Posisi 18)

Dipimpin oleh duo koki kembar Thomas dan Mathias Sühring, Sühring menghadirkan interpretasi modern dari masakan Jerman dalam format fine dining. Berlokasi di vila bergaya Eropa, restoran ini menawarkan suasana yang elegan tapi hangat. Menu degustasinya berubah mengikuti musim, menampilkan teknik tinggi dengan sentuhan personal yang mengangkat nostalgia kuliner Eropa dalam konteks yang lebih kontemporer. 10 Soi Yen Akat 3, Chong Nonsi, Yan Nawa, Bangkok.
Potong (Posisi 25)

Potong membawa pendekatan lintas budaya yang kuat dalam lanskap kuliner di Chinatown Bangkok. Dipimpin oleh Pichaya Soontornyanakij, restoran ini menghadirkan menu degustasi Thailand-Tiongkok yang dibangun di atas lima elemen rasa: asin, asam, pahit, manis, dan umami. Berlokasi di bangunan bersejarah, setiap hidangan disusun dengan konsep yang matang, menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga emosional. 422 Vanich Rd., Samphanthawong, Bangkok.
Ms. Maria & Mr. Singh (Posisi 27)

Eksplorasi rasa yang lebih sarat inovasi hadir di Ms. Maria & Mr. Singh, di mana kuliner India dan Meksiko bertemu dalam satu meja. Diinisiasi oleh Gaggan Anand bersama Hernán Crispín Villalva dan Rydo Anton, restoran ini menghadirkan suasana santai tapi eksploratif. Hidangannya penuh warna, berani dalam rasa, dan mencerminkan kebebasan dalam menggabungkan dua tradisi kuliner yang jarang dipertemukan. Lantai 2 Restoran Gaggan Anand, 68 Sukhumvit 31, Bangkok.
Le Du (Posisi 36)

Le Du merupakan salah satu pelopor kuliner modern Thailand. Dipimpin oleh Thitid Tassanakajohn, restoran ini dikenal karena pendekatannya yang berbasis bahan lokal musiman. Nama “Le Du” sendiri berasal dari kata Thai yang berarti “musim”, mencerminkan filosofi dapurnya. Dengan pengakuan Michelin dan posisi puncak di Asia’s 50 Best Restaurant 2023, restoran ini terus mempertahankan relevansinya lewat interpretasi yang elegan dan terukur. 399/3 Silom 7 Alley, Silom, Bang Rak, Bangkok.
Wana Yook (Posisi 47)

Wana Yook menawarkan pengalaman bersantap yang lebih intim dalam sebuah rumah kolonial yang telah direstorasi. Pendekatannya berfokus pada bahan lokal dengan menu yang berubah mengikuti musim, mencerminkan dinamika alam Thailand. Hidangannya mengeksplor berbagai varietas beras lokal serta teknik memasak yang halus, menghadirkan pengalaman yang terasa tenang dan berlapis. Dalam konteks surga kuliner tersembunyi di Bangkok, Wana Yook menjadi destinasi yang menarik bagi mereka yang mencari pengalaman yang lebih personal. 5, 15 Phaya Thai Rd, Thanon Phaya Thai, Ratchathewi, Bangkok.—Monika Febriana
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026