Turis Indonesia Kini Bisa Berkunjung ke Myanmar Tanpa Visa
Selain Indonesia, kebijakan bebas visa ini juga berlaku bagi tujuh negara ASEAN lain.
Maskapai berbiaya rendah, TransNusa, kembali memperluas jaringan domestiknya. Mulai 17 April 2026, rute Jakarta–Lombok pp akan beroperasi dua kali sehari, menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan Bandara Internasional Lombok.
Penerbangan pertama dijadwalkan berangkat pukul 5.00 WIB dan tiba di Lombok pada 8.00 WITA—opsi yang ideal bagi pelancong yang ingin memaksimalkan hari sejak pagi. Pesawat kemudian kembali ke Jakarta pada 8.30 WITA dan tiba pukul 9.30 WIB. Sementara itu, penerbangan kedua lepas landas dari Cengkareng pada pukul 15.00 dan tiba di Lombok pukul 17.45 WITA. Untuk rute sebaliknya, pesawat meninggalkan Lombok pada 18.15 WITA dan tiba di Jakarta pada 18.45 WIB.
Dilansir dari situs resminya, harga promosi tiket untuk rute ini ditawarkan mulai dari Rp899.000 sekali jalan. Namun, berdasarkan pengecekan terbaru, tarif aktual saat ini berada di kisaran Rp1,3 juta—sebuah selisih yang, kemungkinan besar, dipengaruhi oleh dinamika harga avtur yang belakangan cukup fluktuatif. Dalam konteks maskapai berbiaya rendah Indonesia, angka ini masih tergolong kompetitif, meski tidak lagi seagresif yang diharapkan.
Ekspansi Domestik
Selain membuka rute Jakarta–Lombok, TransNusa juga menambah frekuensi penerbangan Jakarta–Yogyakarta, destinasi yang konsisten menjadi favorit untuk liburan berbudaya. Penerbangan tambahan ini berangkat dari Jakarta pada pukul 10.40 WIB dan tiba di Bandara Internasional Yogyakarta pukul 11.50 WIB. Untuk penerbangan kembali, jadwalnya pukul 13.20 WIB dan tiba di Jakarta pada 14.30 WIB.
Di saat yang sama, TransNusa kembali memperkenalkan tiga kategori tiket: Seat, Seat-Plus, dan Flexi-Pro. Ketiganya sudah termasuk bagasi kabin tujuh kilogram, bagasi tercatat 20 kilogram, serta camilan dan minuman. Perbedaannya terletak pada fleksibilitas: Seat-Plus memungkinkan pemilihan kursi dan satu kali perubahan jadwal, sementara Flexi-Pro menawarkan prioritas lebih: mulai dari kursi pilihan, fleksibilitas perubahan penerbangan, tambahan bagasi hingga 30 kilogram, hingga akses prioritas.—Ben Dharma
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026