Penutupan ini dilakukan untuk keperluan renovasi demi mengikuti perkembangan zaman.

Foto utama: © vredeburg.id

Mulai awal Maret 2024, salah satu objek wisata populer di Yogyakarta resmi stop beroperasi untuk sementara. Museum Benten Vredeburg yang terletak di pusat kota Yogyakarta akan berhenti menerima tamu hingga pertengahan tahun untuk kepentingan renovasi.

Badan layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB) atau yang dikenal juga sebagai Indonesia Heritage Agency (IHA) sebagai pengelola Museum Benteng Vredeburg menyatakan, transformasi tersebut dilakukan guna meningkatkan pengalaman pengunjung yang lebih baik.

“Kami berharap museum ini tidak hanya menjadi ruang edukasi sejarah, tetapi menjadi tempat yang nyaman untuk rekreasi,” tutur Ahmad Mahendra, Kelapa BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB) dari rilis yang diterima TFL Paper.

Proyek transformasi museum bersejarah ini mencakup pembaruan dan pemeliharaan area terbuka dan etalase museum yang akan dibuat lebih menyenangkan, khususnya sesuai dengan kebutuhan generasi muda. Selain itu, ada juga pembangunan toko suvenir museum dan taman bermain anak.

Selama periode renovasi, pengunjung masih tetap bisa menjelajah koleksi museum melalui kegiatan “Vredeburg Virtual Visit”. Kegiatan tersebut tersedia saban Senin untuk umum dan individu serta Rabu untuk kelompok dan sekolah mulai pukul 09:00 – 11:00 secara sonder bayar.

Museum Benteng Vredeburg merupakan situs bersejarah yang telah berdiri sejak 1992 dan mengoleksi lebih dari 7.000 artefak mulai dari peralatan rumah tangga hingga peralatan perang.—Monika Febriana

Calendar of Events

The Bimasena Wellness Week

Menggabungkan kebugaran, pemulihan tubuh, mindfulness, dan interaksi komunitas. 12-18 Okt 2026

Ubud Writers & Readers Festival 2026

Festival sastra tahunan ini menghadirkan lebih dari 100 sesi. 21-25 Okt 2026

PESTAPORA 2026

Festival musik antargenerasi dengan lebih dari 80 penampil. 25-27 Sep 2026.

See More