Jelajah Ruang dan Waktu di Diriyah Contemporary Art Biennale
Seniman dari lebih dari 37 negara ikut berpartisipasi dalam pameran ini.
Pamor Bali sebagai destinasi rave party mungkin belum seterang Bangkok atau Pattaya di Thailand, tetapi pulau ini tak pernah benar-benar diam. Ia terus berevolusi, mengikuti denyut gaya hidup dunia malam Asia yang kian dinamis. Pada 17 April 2026, Day Zero, sebuah festival musik elektronik, akan digelar di kompleks Garuda Wisnu Kencana di Uluwatu. Besutan Savaya Bali—kelab nomor satu di Asia—acara ini menghadirkan deretan disjoki lintas genre dan negara, menjadikannya salah satu agenda yang patut masuk radar penggemar festival musik di Bali.
Hacienda Patrón, merek tequila asal Meksiko, turut meramaikan acara ini sebagai sponsor utama panggung XXtra Lost. Panggung ini dirancang sebagai ruang eksplorasi yang menggabungkan keahlian, koktail, serta koneksi mereka dengan para seniman dan lanskap musik Asia Pasifik.
Daftar musisi yang siap mengisi panggung XXtra Lost mencakup Levi Oi, disjoki asal Vietnam; Jay Mugelli, disjoki asal Italia yang lama berkiprah di Australia; La Piscine Électronique, kolektif disjoki asal Bali; Laurean Lane, disjoki asal Chicago; serta sejumlah talenta dari Bali, Jepang, dan Inggris. Line-up ini menghadirkan spektrum suara yang beragam, cukup untuk menjaga energi tetap naik sepanjang malam.
Deretan penampilan ini akan berlangsung dari senja hingga fajar menyingsing. Menariknya, di area sekitar XXtra Lost, pengunjung juga dapat menikmati berbagai amenitas, termasuk ruang istirahat untuk mengambil jeda di antara set, tanpa benar-benar keluar dari atmosfer acara yang gegap gempita.—Ben Dharma
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026