Minggu Sore di Galeri Budaya Tionghoa Indonesia
Menelusuri sejarah dan identitas Tionghoa Indonesia di Pantjoran PIK.
Dalam kalender nasional Tailan ada satu agenda yang sayang jika terlewatkan: Songkran. Bagi warga lokal, perayaan Tahun Baru Tailan ini menjadi momen sakral untuk kembali terhubung dengan keluarga, membersihkan diri secara simbolis, sekaligus membuka babak baru. Sementara bagi turis dan pencari pengalaman unik, festival ini telah berevolusi menjadi bucket list experience dalam sebuah perang air kolosal yang mempertemukan ribuan warga lokal dan pelancong dari seluruh dunia.
Tradisi perang air Songkran sendiri memiliki kemiripan dengan tradisi cian cui di Selatpanjang, Riau saat Imlek. Namun dalam skala yang jauh lebih masif, jalan-jalan utama di kota-kota Tailan berubah menjadi arena penuh energi. Suasana terasa kaos, tetapi tetap ceria, dengan orang-orang saling menyiram air menggunakan kantung plastik, pistol air, hingga ember dari balkon atau kendaraan yang melintas. Di balik euforia tersebut, tersimpan filosofi pembersihan diri yang menjadi inti dari budaya Songkran.
Tahun ini, Kedutaan Besar Thailand di Indonesia kembali menghadirkan kabar yang dinanti para turis urban. Mereka mengumumkan akan membawa kembali festival Songkran ke Jakarta, sebuah perayaan lintas budaya yang semakin relevan di tengah tren perayaan budaya dan pengalaman berbasis komunitas. Direncanakan berlangsung pada 18 April 2026, gelaran bertajuk Our Songkran: Experience Thailand in Jakarta ini akan diadakan di Kantor Kedutaan Besar Thailand di kawasan Mega Kuningan.
Sama seperti tahun sebelumnya, ajang ini dapat diikuti secara gratis. Meski demikian, mereka yang ingin ikut serta perlu mendaftarkan diri terlebih dahulu mengingat keterbatasan slot. Pendaftaran Songkran Festival 2026 di Jakarta telah dibuka sejak 2 April 2026 pukul 14.00 WIB dengan sistem first come, first served, menjadikannya salah satu acara yang cepat diburu para pencari pengalaman unik di ibu kota.
Lewat Our Songkran: Experience Thailand in Jakarta, para pengunjung berkesempatan untuk bersenang-senang sekaligus menyelami budaya Negeri Gajah Putih dalam format yang lebih intim dan kontekstual.—Rachman Karim
Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026