The World’s 50 Best Hotels 2026 Resmi Dirilis
Dua properti dari Tanah Air berhasil masuk ke klasemen 1-50.
Bagi penduduk Indonesia timur dan utara, rencana liburan ke Belanda kini tak selalu harus diawali dengan perjalanan ke Jakarta, Surabaya maupun Bali. Melalui layanan Mobile Visa Application Centre (MVAC), pemohon visa Belanda di Makassar, Medan, dan Ambon dapat mengajukan aplikasi sekaligus melakukan perekaman biometrik di kota masing-masing.
Bagi wisatawan dari Indonesia bagian timur dan utara, layanan ini menawarkan cara yang lebih praktis untuk mengurus visa tanpa perlu mengalokasikan waktu dan biaya tambahan untuk perjalanan ke Pulau Jawa atau Bali. MVAC akan hadir sebulan sekali di ketiga kota tersebut hingga Desember 2026. Jadwalnya dapat dicek di https://visa.vfsglobal.com/idn/en/nld.
Layanan tersedia di Konsulat Kehormatan Belanda di masing-masing kota: Ambon di Jl. Dana Kopra No. 16, Makassar di Jl. Telkom III No. 64, dan Medan di Jl. Abdullah Lubis No. 3.
Baca juga: Visa Schengen WNI Kini Berlaku Lima Tahun
Janji temu dilakukan secara daring saat mengisi permohonan visa. Namun, MVAC bersifat opsional dan dikenakan biaya tambahan. Penggunaan layanan ini tidak memberikan pengaruh terhadap keputusan visa, yang sepenuhnya menjadi kewenangan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia.
Bagi yang tetap memilih proses reguler, pengajuan visa Belanda masih dapat dilakukan di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Untuk berencana mengajukan Visa Schengen via Kedutaan Belanda, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan: pengajuan disarankan dilakukan hingga enam bulan sebelum tanggal perjalanan. Rata-rata waktu pemrosesan mencapai 25 hari kalender, meski dalam kasus tertentu dapat berlangsung hingga 45 hari kalender.
Dengan kata lain, bagi Anda yang sudah mulai membayangkan kanal-kanal Amsterdam, museum di Rotterdam, atau perjalanan darat melintasi kota-kota kecil Belanda, urusan visa sebaiknya masuk daftar persiapan jauh sebelum koper mulai dikeluarkan dari penyimpanannya.—Yohanes Sandy