Perayaan dikemas dalam bentuk agenda kreatif yang meditatif.

Di tengah isu lingkungan global yang kian mengemuka—mulai dari perubahan iklim hingga gaya hidup berkelanjutan (sustainable living)—selalu ada ruang bagi aksi sederhana yang berdampak. Earth Hour, misalnya, telah bertransformasi dari prakarsa kecil menjadi gerakan global, mengajak masyarakat mematikan lampu selama satu jam. Meski tampak minimal, dampaknya signifikan; Earth Hour tercatat mampu mengurangi konsumsi energi hingga 28%, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya energi bersih dan keberlanjutan.

Selaras dengan semangat Earth Hour dan tren eco-conscious lifestyle, The Komu turut merayakan momen ikonis tersebut melalui rangkaian pengalaman yang dikurasi dengan pendekatan yang lebih membumi. Diadakan pada 28 Maret silam, inisiatif ini dirancang sebagai agenda kreatif yang berpadu dengan elemen meditatif. Menjadikannya sebuah jeda yang terasa relevan di tengah ritme hidup urban yang serba cepat. Desain biofilik The Komu yang teduh dengan sentuhan alamnya, menghadirkan latar ideal untuk meresapi esensi keberlanjutan secara lebih personal.

the komu

Agenda Earth Hour 2026 dibuka dengan lokakarya melukis Lino Card Tote Bag—aktivitas yang tidak hanya kreatif, tetapi juga sejalan dengan prinsip eco-friendly fashion. Para peserta diajak mengekspresikan diri melalui tas jinjing KoRang khas The Komu yang terbuat dari material ramah lingkungan. Lebih dari sekadar lokakarya, sesi ini menjadi bentuk kecil dari praktik konsumsi bertanggung jawab, di mana setiap karya dapat dibawa pulang sebagai artefak personal yang sarat makna.

Peralihan atmosfer mulai terasa sejak pukul 20.30 WITA ketika The Komu secara serentak meredupkan pencahayaan. Terangnya digantikan oleh pendaran lilin yang hangat, menciptakan suasana intim yang jarang ditemukan dalam keseharian. Dalam ambiens yang reflektif ini, para partisipan diundang mengikuti sesi Yoga & Sound, sebuah pengalaman kebugaran yang memadukan gerakan lembut dan resonansi suara untuk membantu tubuh dan pikiran kembali selaras.

Lewat agenda Earth Hour ini, The Komu menegaskan komitmennya terhadap isu lingkungan dan praktik keberlanjutan, sekaligus meramu pengalaman yang relevan bagi komunitas modern. Lebih dari sekadar partisipasi, inisiatif ini menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang bising, cepat, dan serba terkoneksi, kemampuan untuk berhenti sejenak adalah kemewahan baru. Bahkan jika hanya untuk satu jam.

Artikel ini dipersembahkan oleh The Komu.

Calendar of Events

Perahu Kertas Musikal

Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026

Now Playing Festival 2025

Now Playing Festival akan kembali mengguncang Kota Kembang. 30 Nov 2025

Espolòn Barrio Fiesta 2025 – Jakarta

Semangat Meksiko di tengah Ibu Kota. 7 Nov 2025

See More