Dari mahakarya Neoklasik hingga telur metalik.

Foto utama: Greece-China News/Pexels

Para pegiat teater global punya satu tanggal penting setiap tahunnya. Jatuh pada 27 Maret, Hari Teater Sedunia merupakan inisiatif yang dicanangkan oleh International Theatre Institute sejak 1961. Setiap tahunnya, figur-figur penting dalam dunia teater membagikan pesan reflektif yang kemudian diterjemahkan ke puluhan bahasa. Pesan-pesan tersebut menjadi jembatan lintas budaya bagi para penikmat seni di seluruh dunia.

Menariknya, jauh sebelum opera lahir di Italia pada abad ke-16, seni peran telah lebih dulu tumbuh di Asia. Tiongkok, misalnya, memiliki tradisi opera yang mencapai puncaknya pada era Dinasti Song (abad ke-10 hingga ke-13), sebagaimana dicatat oleh National Museum of Asian Art, Smithsonian Institution. Di Indonesia, jejak ini hadir dalam bentuk Komedi Stambul—sebuah bentuk opera hibrida di era kolonial yang memadukan pengaruh Persia dan Timur Tengah dengan sensibilitas lokal.

Perkembangan dunia teater di Asia pun berjalan beriringan dengan hadirnya ruang-ruang pertunjukan yang tidak hanya menjadi panggung ekspresi, tetapi juga bagian dari identitas kota. Beberapa bahkan berkembang menjadi ikon budaya dan destinasi wisata seni di Asia yang layak disambangi, seperti lima aula pertunjukan berikut.

Gedung Kesenian Jakarta

pertunjukan unik
Gedung Kesenian Jakarta. Chainwit/Wikimedia Commons.

Sebelumnya dikenal sebagai Schouwburg Weltevreden, gedung ini berdiri sejak 1821 dan menjadi salah satu gedung teater bersejarah di Jakarta. Mengusung arsitektur Neoklasik rancangan J.C. Schultze—yang juga merancang Gedung Harmoni yang digusur pada 1980-an, ruang berkapasitas 475 penonton ini pernah menjadi panggung drama tragedi Othello karya William Shakespeare. Hingga kini, Gedung Kesenian Jakarta tetap aktif sebagai tempat pertunjukan, mulai dari konser musik hingga tari tradisional. Kehadiranya ajek menjaga denyut seni di ibu kota.

Hanoi Opera House

pertunjukan unik
Hanoi Opera House. Xiquinho Silva/Flickr.

Sebagai peninggalan era kolonial Prancis, Hanoi Opera House menjadi salah satu gedung opera ikonis di Vietnam. Dirancang dengan gaya Neoklasik yang terinspirasi dari Palais Garnier di Paris, bangunan ini menghadirkan atmosfer Eropa klasik di tengah kota Hanoi. Hingga kini, berbagai pertunjukan opera dan balet masih rutin digelar, termasuk Swan Lake karya Tchaikovsky yang menjadi salah satu produksi unggulan Vietnam National Opera.

Esplanade – Theatres on the Bay

pertunjukan unik
Esplanade – Theatres on the Bay. Roshan Ravi/Pexels.

Berlokasi di jantung Singapura, Esplanade tampil mencolok dengan struktur menyerupai durian. Bentuknya yang unik menjadi salah satu ikon arsitektur modern yang sulit diabaikan. Dibuka pada 2002, pusat seni ini menaungi berbagai ruang pertunjukan, termasuk aula konser berkapasitas sekitar 1.600 penonton. Programnya beragam, dari pertunjukan intim hingga konser berskala besar, bahkan beberapa di antaranya dapat dinikmati secara gratis seperti Pokémon Brass Concert yang akan digelar akhir April nanti. Program-programnya yang menarik menjadikannya salah satu pusat seni paling dinamis di Asia Tenggara.

Seoul Arts Center

pertunjukan unik
Seoul Arts Center. Oskar Alexanderson/Flickr.

Di Seoul, seni tampil dalam wajah yang lebih kontemporer, tapi tetap berakar pada tradisi. Seoul Arts Center mencakup lima bangunan utama, termasuk gedung opera dan aula musik, dengan desain yang terinspirasi dari topi tradisional Korea, gat. Selain pertunjukan, kompleks ini juga menaungi museum seperti Seoul Calligraphy Museum mentasbihkan statusnya sebagai ruang lintas disiplin yang memperkaya pengalaman budaya pengunjung.

National Centre for the Performing Arts, Beijing

pertunjukan unik
National Centre for the Performing Arts, Beijing. 龔月強/Flickr.

Beijing menghadirkan kontras menarik antara sejarah dan modernitas, dan National Centre for the Performing Arts (NCPA) menjadi simbolnya. Berlokasi di Distrik Xicheng, bangunan berbentuk kubah metalik ini dirancang oleh Paul Andreu, arsitek di balik Terminal 1 dan 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain menjadi rumah bagi China NCPA Orchestra dan NCPA Drama Ensemble, pusat seni ini juga menjadi salah satu landmark arsitektur futuristik di Beijing yang mencerminkan evolusi budaya Tiongkok.Rachman Karim

Calendar of Events

Perahu Kertas Musikal

Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026

Now Playing Festival 2025

Now Playing Festival akan kembali mengguncang Kota Kembang. 30 Nov 2025

Espolòn Barrio Fiesta 2025 – Jakarta

Semangat Meksiko di tengah Ibu Kota. 7 Nov 2025

See More