Turis beralih ke maskapai Asia dengan rute yang memutar lebih jauh.

Hingga 3 Maret 2026, penerbangan via Timur Tengah—koridor udara yang selama ini menjadi penghubung utama antara Asia, Eropa, dan Afrika—masih berada dalam situasi yang tidak menentu. Ketegangan geopolitik menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang kemudian memicu serangan balasan di sejumlah kota di dalam kawasan, membuat sebagian besar wilayah udara Timur Tengah ditutup sementara. Dampaknya terasa luas: ribuan penerbangan terganggu dan para penumpang terjebak di berbagai bandara transit dunia.

Tak lama setelah eskalasi militer tersebut, sejumlah negara langsung menutup ruang udaranya, termasuk Iran, Qatar, Uni Emirat Arab, Israel, Irak, Kuwait, dan Suriah. Penutupan ini secara otomatis memukul tiga hub penerbangan Timur Tengah yang paling sibuk—Dubai, Abu Dhabi, dan Doha—yang selama ini menjadi titik transit penting bagi rute jarak jauh internasional.

Sejumlah maskapai besar pun terpaksa menahan armadanya atau membatalkan jadwal penerbangan. Di antaranya Emirates, Etihad Airways, Qatar Airways, serta Turkish Airlines untuk rute Timur Tengah. Maskapai Eropa seperti Lufthansa Group, British Airways, Air France, dan KLM juga menangguhkan penerbangan menuju kota-kota utama seperti Tel Aviv, Beirut, Dubai, dan Riyadh demi alasan keamanan.

Skala dampaknya cukup besar. Hingga awal Maret, lebih dari 11.000 penerbangan internasional dilaporkan dibatalkan, memengaruhi lebih dari satu juta penumpang di seluruh dunia. Sebagian di antaranya masih menunggu kepastian perjalanan lanjutan di bandara transit Asia dan Eropa.

Bagi pelancong yang tetap harus melakukan penerbangan Asia–Eropa, maskapai kini menerapkan rute pengalihan yang jauh lebih panjang untuk menghindari zona konflik. Sebagian penerbangan dialihkan ke selatan melalui Laut Arab dan Asia Selatan, sementara lainnya memilih jalur utara lewat Asia Tengah dan kawasan Kaukasus. Meski lebih aman, rute memutar ini menambah durasi penerbangan antara satu hingga tiga jam sekaligus meningkatkan konsumsi bahan bakar—tantangan tambahan bagi maskapai yang sudah beroperasi di tengah margin industri yang ketat.Yohanes Sandy

Calendar of Events

Perahu Kertas Musikal

Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026

Now Playing Festival 2025

Now Playing Festival akan kembali mengguncang Kota Kembang. 30 Nov 2025

Espolòn Barrio Fiesta 2025 – Jakarta

Semangat Meksiko di tengah Ibu Kota. 7 Nov 2025

See More