Mempermudah pemohon karena paspor kini tak perlu ditinggal.

Per 25 Februari 2026, Kedutaan Besar Inggris di Indonesia membawa kabar baik bagi pelancong dan profesional yang tengah merencanakan perjalanan ke Inggris. Mulai tanggal tersebut, pihak imigrasi Inggris resmi beralih dari menerbitkan visa fisik (vignette) ke e-visa Inggris atau visa elektronik.

Dengan perubahan ini, pemohon visa UK dari Indonesia kini tak lagi harus meninggalkan paspor mereka di VFS Global, mitra resmi pemerintah Inggris untuk pengurusan visa di Indonesia. Sebelumnya, proses ini mengharuskan paspor ditahan paling tidak 14 hari—sebuah jeda yang kerap menghambat spontanitas bepergian ke destinasi lain. Dengan sistem e-visa ini, paspor tetap berada di tangan pemiliknya.

Seperti diumumkan melalui kanal resmi Kedutaan Besar Inggris, pemohon kini hanya perlu datang satu kali ke pusat aplikasi visa Inggris untuk pengambilan data biometrik. Setelah itu, seluruh detail visa Inggris dapat diakses dan dikelola secara daring melalui portal resmi UK Visas and Immigration (UKVI).

Meski prosesnya semakin praktis, persyaratan pengurusan visa Inggris untuk warga Indonesia tetap mengedepankan prinsip seleksi yang ketat. Faktor seperti stabilitas finansial, riwayat perjalanan internasional, serta kelengkapan dokumen tetap menjadi fondasi utama dalam proses persetujuan visa Inggris.Yohanes Sandy

Calendar of Events

PESTAPORA 2026

Festival musik antargenerasi dengan lebih dari 80 penampil. 25-27 Sep 2026.

Tiffany Young – Edge of Calm Tour

Momen musikal yang hangat bersama sang idola. 19 Sep 2026.

Celebrate Wellness 2026

Ajang kebugaran tahunan dari The Westin Resort Nusa Dua, Bali. 12 Sep 2026.

See More