Museum-museum ini menawarkan alasan untuk berhenti sejenak.

Foto utama: Dib Bangkok

Sepanjang 2025, lanskap seni dan budaya global diwarnai oleh kehadiran institusi-institusi baru yang langsung mencuri perhatian. Grand Egyptian Museum di Kairo, misalnya, membuka lembaran baru bagi narasi Mesir Kuno dengan lebih dari 100.000 artefak. Sementara itu, Natural History Museum Abu Dhabi hadir sebagai museum sejarah alam terbesar di Timur Tengah, menandai ambisi kawasan ini dalam memosisikan diri sebagai pusat kebudayaan global.

Memasuki 2026, daftar destinasi seni-budaya pun kian bertambah. Beberapa di antaranya telah membuka pintu sejak akhir 2025, siap memperkaya perjalanan dengan pengalaman yang tak sekadar informatif, tetapi juga inspiratif. Berikut beberapa museum yang layak disambangi tahun ini.

Eugene Museum, Bali

museum baru
Bangunan Eugene Museum karya arsitek kondang Andra Matin. Eugene Museum Bali.

Dijadwalkan buka pada Juni 2026, Eugene Museum digagas oleh seniman Jepang Eugene Kangawa dan berlokasi di Desa Emmerald, Bali. Museum seluas 5.000 meter persegi ini dirancang oleh Andra Matin, yang merangkai dialog halus antara seni, arsitektur, dan alam tropis. Salah satu sorotan utama museum ini adalah proyek kolaboratif Eugene bersama ISSEY MIYAKE, bertajuk Light and Shadow Inside Me, yang akan menjadi koleksi permanen dan dapat disaksikan mulai pertengahan tahun.

Seri Negara, Kuala Lumpur

museum baru
Seri Negara dibuka kembali sejak akhir 2025. Seri Negara.

Setelah sempat terbengkalai selama beberapa tahun dan popularitasnya naik sebagai lokasi syuting Crazy Rich Asians, Seri Negara kembali dibuka untuk publik sejak akhir 2025. Proyek restorasinya menghadirkan pengalaman museum yang lebih kontemporer, lengkap dengan fasilitas interaktif. Galeri-galerinya menampilkan karya seni dan artefak yang menarasikan perjalanan Malaysia menuju kemerdekaan. Dua gerai bersantap di dalam kompleks menjadikannya tempat singgah yang nyaman untuk berlama-lama.

Museo Casa Kahlo, Mexico City

museum baru
Tampak depan Museo Casa Kahlo. Rafael Gamo/Dezeen

Tak jauh dari Museo Frida Kahlo, Museo Casa Kahlo menawarkan sudut pandang yang lebih personal terhadap kehidupan Frida Kahlo. Museum ini menempati bangunan berfasad merah yang dikenal sebagai Casa Rojo, rumah yang pernah dihuni oleh kerabat sang pelukis surealis. Koleksinya mencakup pakaian, furnitur, hingga surat-surat pribadi, menghadirkan potret keseharian Frida yang jarang tersorot dan terasa intim.

Guggenheim Abu Dhabi

museum baru
Citra rekaan Guggenheim Abu Dhabi. BESIX

Dengan pembangunan yang mendekati tahap akhir, Guggenheim Abu Dhabi menjadi salah satu museum paling dinantikan tahun ini. Memiliki luas sekitar 42.000 meter persegi, institusi ini akan menjadi museum Guggenheim terbesar di dunia. Dirancang oleh Frank Gehry, bangunannya menampilkan bahasa arsitektur eksperimental yang disesuaikan dengan iklim gurun, sekaligus menyematkan elemen keberlanjutan sebagai bagian dari visinya.

Dib Bangkok

museum baru
Dib Bangkok menempati bangunan bekas gudang baja. Dib Bangkok.

Dibuka pada penghujung 2025, Dib Bangkok hadir sebagai destinasi seni dan budaya terbaru di Ibu Kota Thailand. Arsitek Kulapat Yantrasast mengubah gudang baja era 1980-an menjadi ruang seni kontemporer yang inklusif. Interiornya dirancang meditatif, memberi ruang bagi pengunjung untuk melambat dan merenung, sebuah kontras yang menenangkan di tengah ritme Bangkok yang serbacepat.Rachman Karim

Calendar of Events

Perahu Kertas Musikal

Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026

Now Playing Festival 2025

Now Playing Festival akan kembali mengguncang Kota Kembang. 30 Nov 2025

Espolòn Barrio Fiesta 2025 – Jakarta

Semangat Meksiko di tengah Ibu Kota. 7 Nov 2025

See More