Desain retro, Pokémon, hingga Tintin menunjukkan identitas visual yang kuat.

Cat pesawat atau livery bukan sekadar pelapis bodi “bus terbang”, melainkan identitas visual yang mencerminkan karakter maskapai. Bahkan, dalam banyak kasus, mewakili budaya negara asalnya. Dalam lanskap teknik pemasaran aviasi yang semakin kreatif, livery kerap menjadi medium bercerita yang bergerak di udara. Pada 2020, Garuda Indonesia sempat menghadirkan livery bergambar masker di bagian hidung pesawat sebagai kampanye kesehatan di masa pandemi Covid-19. Empat tahun kemudian, mereka kembali menarik perhatian lewat pesawat bergambar Pikachu dari serial Pokémon, bagian dari proyek Pokémon Air Adventures yang menggabungkan perjalanan dan budaya pop.

Tahun ini, sedikitnya tiga maskapai dunia kembali memperkenalkan livery spesial. Langkah ini tak hanya sebagai penanda momen bersejarah, tetapi juga sebagai refleksi dari tren perjalanan yang semakin visual dan berbasis cerita.

Desain retro Cathay Pacific untuk memperingati hari jadinya ke-80.

Cathay Pacific
Merayakan hari jadinya ke-80, Cathay Pacific merilis desain livery retro pada Januari 2026. Mengusung garis hijau tua khas yang dulu sempat dijuluki “lettuce leaf sandwich”, desain ini membawa nostalgia era penerbangan klasik. Tulisan Cathay Pacific berwarna merah menjadi aksen kontras yang mencolok di badan pesawat Airbus A350 mereka. Selain livery, maskapai nasional Hong Kong ini juga merilis rangkaian cinderamata bergaya vintage, mulai dari model pesawat hingga luggage tag dan jam tangan Breitling.

Sejatinya, pendekatan retro bukan hal baru. Garuda Indonesia pernah menghadirkan konsep serupa beberapa tahun silam, bahkan pada 2025 mereka melibatkan seniman lokal seperti Erika Richardo dan Raka Jana untuk memperkaya narasi visualnya.

Desain livery Pokémon baru China Airlines.

China Airlines
Empat tahun lalu, China Airlines mencuri perhatian lewat pesawat bertema Pokémon. Tahun ini, maskapai asal Taiwan tersebut kembali meluncurkan armada kedua dengan konsep serupa. Satu Airbus A350 dijadikan kanvas untuk menampilkan 13 karakter Pokémon, termasuk Pikachu, Skiploom, dan Dragonite, dipadu motif bunga pastel. Meski jumlah pesawat bertema Pokémon terbatas, China Airlines memperluas pengalaman ini ke dalam kabin. Mereka kini menghadirkan menu spesial Pokémon untuk anak-anak di seluruh rute, lengkap dengan cinderamata eksklusif yang bisa dipesan melalui situs China Airlines eMall.

Tintin, karakter komik yang terkenal di seantero bumi.

Brussels Airlines
Brussels Airlines memilih jalur yang lebih kultural dengan menghadirkan livery bertema The Adventures of Tintin, komik legendaris asal Belgia. Dipasang pada armada Airbus A320, desain ini menampilkan Tintin, Snowy, dan Captain Haddock dalam balutan kostum luar angkasa dengan latar biru gelap dan hitam yang dramatis. Dirilis pada Februari 2026, ini menjadi pesawat kedua mereka dengan tema Tintin, melanjutkan program yang pertama kali diperkenalkan pada 2015. Selain itu, Brussels Airlines juga dikenal konsisten menghadirkan livery tematik lainnya, mulai dari tribute untuk tim sepak bola Belgia hingga festival musik Tomorrowland dan karakter Smurf.Ben Dharma

Calendar of Events

Perahu Kertas Musikal

Salah satu produksi berskala besar yang paling ambisius di awal tahun. 30 Jan-15 Feb 2026

Now Playing Festival 2025

Now Playing Festival akan kembali mengguncang Kota Kembang. 30 Nov 2025

Espolòn Barrio Fiesta 2025 – Jakarta

Semangat Meksiko di tengah Ibu Kota. 7 Nov 2025

See More